Halaman

Saturday, November 30, 2019

Memperbaiki “Windows Shell Common Dll has stopped working”

Memperbaiki  “Windows Shell Common Dll has stopped working”

Untuk mengatasi erorr saat mau seting waktu di komputer dengan menjalankan SFC scan 


Terkadang kesalahan ini dapat muncul jika file sistem Anda rusak. Korupsi file dapat terjadi karena berbagai alasan, tetapi Anda harus dapat memperbaikinya dengan melakukan pemindaian SFC. Untuk melakukan itu, Anda harus mengikuti langkah-langkah ini:

Tekan Windows Key + X dan pilih Command Prompt (Admin) dari daftar. Jika Command Prompt tidak tersedia, Anda dapat memilih PowerShell (Admin).

Ketika Command Prompt dimulai, masukkan sfc / scannow dan tekan Enter untuk menjalankannya.
Pemindaian sekarang akan dimulai. Ingatlah bahwa pemindaian sfc dapat memakan waktu sekitar 10-15 menit, jadi jangan hentikan.
Setelah pemindaian selesai, periksa apakah masalahnya masih muncul. Jika masalahnya tidak terselesaikan atau jika Anda tidak dapat menjalankan pemindaian SFC sama sekali, Anda mungkin harus menggunakan pemindaian DISM. Untuk melakukannya, cukup jalankan Command Prompt sebagai administrator dan masukkan DISM / Online / Cleanup-Image / RestoreHealth dan tekan Enter untuk menjalankannya. Pemindaian DISM sekarang akan mencoba memperbaiki sistem Anda, jadi jangan hentikan. Proses ini dapat memakan waktu lebih dari 15 menit sehingga Anda harus bersabar.

Thursday, November 28, 2019

Cara Setting Port Forwarding Modem ZTE F609 Speedy untuk Akses Aplikasi Website Lokal

Agar IP Public dapat mengakses IP Local web server maka harus mengaktifkan port forwarding pada modem yang anda gunakan, sehingga dengan fasilitas port forwarding ini anda dapat mengakses port internal yang ada di dalam localhost komputer anda dari tempat lain diseluruh dunia melalui jaringan internet yang terkoneksi dengan komputer localhost yang anda miliki. 

Jaringan menggunakan indihome yang merupakan produk dari ISP telkom, karena IP (Internet Protocol) yang kami dapatkan dari PT. Telkom pada Indihome ini bersifat dynamic, maka setiap kali modem dimatikan / restart IP-nya akan berubah-ubah, namun masalah seperti ini dapat anda atasi dengan menggunakan fitur DDNS (Dynamic DNS Dynamic DNS). 

Berikut ini adalah panduan setting Port Forwarding Modem ZTE F609 untuk Akses Aplikasi Website Lokal, silahkan anda ikuti dengan teliti dan seksama. 

Install Web Server

  1. Jika belum memiliki web server sendiri, silahkan gunakan XAMPP untuk Web Server, bisa digunakan di Windows maupun Linux.
  2. Tentukan IP Address Web Server Lokal Anda Misal 192.168.1.91
  3. Port yang digunakan untuk mengakses Web Server Lokal adalah 80 (default).

  4. coba juga
  5. Tips Mempercepat Akses Apache dan MySQL di XAMPP


Cek IP Public Anda

  1. Untuk mengecek IP Public yang digunakan oleh Modem indihome anda adalah sebagai berikut;
    • - Pastikan modem anda aktif dan dapat terkoneksi internet.
    • - Pastikan setting jaringan komputer local anda juga sudah dapat mengkases internet.
    • - Buka browser apa saja (google chrome, mozila firefox, opera, dll)
    • - Ketik pada alamat (address bar) www.whatismyipaddress.com

    • - Catat IP Public yang ditampilkan oleh browser.



    • ip address - whatismyipaddress.com

    • Nomor yang diberi petunjuk merah adalah IP Public modem anda.

Setting Port Forwarding Modem ZTE F609.

  1. Untuk memulai setting port forwarding sekarang kita membuka interface modem ZTE F609, caranya adalah sebagai berikut.
    • Buka browser, 
    • Ketik IP modem yaitu : 192.168.1.1


    • log in - setting port forwarding

  2. Untuk Log in anda dapat menggunakan username : admin dan password : admin (default) atau username : user dan password : user dicoba aja yang mana yang bisa


  3. application - setting port forwarding modem zte f609

  4. Setelah login masuk ke menu Application --> Port Forwarding (Application List)
  5. Kemudian klik Application List, lalu klik click here to add an applications.

  6. application list -setting port forwarding modem zte f609

  7. Pada Application name isikan nama aplikasi, contoh Portal.
  8. Pada protocol pilih TCP
  9. Pada Wan Start Port isikan 80
  10. Pada Wan End Port isikan 80
  11. Pada Start Maping Port isikan 80
  12. Pada End Maping Port isikan 80 
  13. Lalu klik tombol save dan tombol add.



  14. konfigurasi application port - modem zte f609

  15. Lalu berikutnya pilih menu (Port Forwarding (Application List))
  16. Pada Wan Connection pilih omci_ipv4_pppoe_1
  17. Pada LAN Host IP Address isikan 192.168.1.91.
  18. Pada App Name pilih Portal
  19. Lalu tekan tombol Add


  20. setting modem zte f609 - port forwarding

    1. Setelah selesai tekan logout.

    Akses Website Anda dari komputer lain.

    Untuk mengaksesnya silhakan ketik alamat IP Public anda yang tadi.
    Selamat Mencoba.
  21. Tips Mempercepat Akses Apache dan MySQL di XAMPP

Sunday, November 24, 2019

Cara membuat USB bootable menggunakan Rufus


Cara membuat USB bootable menggunakan Rufus 

Assalamualaikum wr. wb, salam sejahtera bagi kita semua, kali ini saya akan membagikan tutorial cara menjadikan flashdisk sebagai usb bootable menggunakan Rufus.

Cara ini cocok untuk sobat yang akan menginstal ulang komputer atau laptop tetapi terkendala karena tidak adanya CD-ROM, daripada menggunakan CD/DVD external lebih baik merubah flashdisk menjadi media bootable windows.
Selain lebih mudah digunakan, USB bootable windows juga bisa kalian gunakan berulang kali.
Sebenarnya sudah banyak software yang bisa sobat gunakan untuk membuat usb bootable, diantaranya Rufus, WinToFlash USB bootable, Universal USB installer, WINSETUP FROM USB, Windows bootable image creator, dan lain sebagainya.
Tapi yang akan kita bahas kali ini dengan menggunakan Rufus, karena menurut saya rufus merupakan software pembuat usb bootable terbaik saat ini.

Cara menggunakan Rufus

  1.  Download Rufus terbaru, saat ini versi terbarunya yaitu Rufus 3.4. Versi itu yang akan saya gunakan di tutorial ini.
  2.  Jalankan Rufus 3.4 yang sudah sobat download tadi, tampilan awalnya seperti gambar dibawah ini 
  3. Sambungkan flashdisk ke komputer, secara otomatis Rufus akan mendeteksi perangkat removeable device. Lihat di bagian Device untuk memilih flashdisk yang sobat gunakan.
    Pada menu Boot selection, pilih Disk or ISO image dan klik tombol select untuk mencari file ISO yang akan sobat jadikan bootable di USB
  4. Cari file ISO di harddisk sobat, pada contoh ini saya menggunakan file ISO windows 10 32bit kemudian klik tombol Open 
  5.      .  Jika sobat sudah memilih file ISO, maka menu yang berada dibawahnya akan aktif dan bisa kalian rubah.
    ·         Partition Schema => Sobat bisa memilih antara GPT dan MBR,kalau sobat tidak tahu perbedaannya biarkan saja GPT
    ·         Volume Label => Nama flashdisk, rubah sesuai keinginan
    ·         File System => Default file system untuk flashdisk yaitu FAT32, tapi sobat bisa merubahnya menjadi NTFS jika diperlukan.

  6. Klik tombol start untuk melanjutkan 
  7. Akan muncul peringatan semua data akan hilang karena di format, pastikan kalian sudah memindahkan semua data penting yang berada di flashdisk. Jika sudah klik OK untuk melanjutkan 
  8. Tunggu prosesnya sampai selesai
  9.  Jika proses bar yang berwarna hijau sudah penuh dan bertuliskan READY,Klik tombol CLOSE, menandakan pembuatan USB bootable sudah selesai dan siap digunakan
Sekarang flashdisk kalian sudah bisa digunakan untuk menginstal ulang sistem operasi, seperti contoh diatas saya membuat bootable untuk menginstal Sistem Operasi Windows 10 pada laptop.
Setting BIOS pada bagian Boot Device Priority tempatkan USB Flashdisk di paling atas. Atau bisa juga dengan menekan Shortcut Boot Device Option pada saat Booting komputer atau laptop, Untuk Shortcut nya berbeda – beda, tergantung dari merk mainbloard di perangkat Laptop atau Komputer kalian.
Itulah cara menggunakan Rufus terbaru untuk membuat USB bootable windows, cara diatas bisa sobat gunakan juga untuk pembuatan bootable linux dan yang lainnya, tinggalkan komentar dibawah, sekian terima kasih